Kue Klepon Disebut Tidak Islami, Ustaz Yusuf Mansur Buka Suara

56

VIVA – Jagat media sosial diramaikan dengan sebuah unggahan foto dan caption atau keterangan dari penganan ringan khas Indonesia, kue klepon. Makanan yang identik dengan taburan kelapa parut itu belakangan disebut tidak Islami.

Pada sebuah unggahan di linimasa Twitter sempat menuliskan bahwa kue klepon lebih baik ditinggalkan.
“Kue Klepom Tidak Islami, Yuk tinggalkan jajanan yang tidak Islami dengan cara membeli jajan Islami, aneka kurma yang tersedia di toko Syariah kami …. Abu Ikhwan Aziz.” tulis penggalan dari iklan yang tersiar di media sosial.

Ustaz kondang Yusuf Mansur angkat bicara mengenai kue klepon yang ramai dibicarakan di media sosial saat ini. Sebenarnya, kue Klepon ini sangat enak bahkan ia menyukai kue tersebut.

“Kue Klepon juga kue di Jakarte, ada juga di Jakarta, sekali gigit crot. Gulanye mencrot. Senang kite ama kue itu. Alhamdulillah,” kata Yusuf Mansur kepada VIVA di Jakarta, Rabu, 22 Juli 2020.

Kendati begitu, Pimpinan Pondok Pesatren Daarul Quran, Cipondoh, Tangerang ini mengatakan, soal kue klepon yang tidak Islami, yang ramai di media sosial. Bahwa semua harus juga baik sangka ama siapapun juga.

“Siapa tahu memang ada orang yang kerjaanya memang mecah belah, bisa jadi loh ya. Jadi dibikinlah seakan akan teman teman yang lagi berjuang untuk Islami untuk Syar’i, lalu sampai segitunya menanggap kue klepon tidak Islami padahal mereka enggak bikin itu loh. Bisa jadi kan,” katanya.

Karena itu, ia mengajak kepada semua masyarakat apabila menerima gambar itu alangkah baiknya doakan saja dan harus berbaik sangka.
“Jadi pada akhirnya, siappun yang menerima berita apapun, gambar apapun, video apapun bawa ke doa saja ama baik sangka karena semuanya belum tentu,” katanya. (day)

Sumber : viva.co.id

You might also like
close